Another Drabble (Two Stories)

[Drabble] The Bride Tears

marta-dahlig-sad-bride-wedding-dress-photorealism-photoshop-digital-art-portrait-painting

Cast: Song Jia, Choi Siwon, Leo VIXX

Aku bingung. Sungguh. Tiba-tiba saja mereka melarangku menikahi kekasihku sendiri. Mungkin akan terdengar logis bila kukatakan ingin menikahi kekasih orang lain dan mereka melarangnya. Tapi Siwon Oppa adalah kekasihku. Kami telah bersama hampir lima tahun dan aku yakin hampir semua orang di rumah mengetahuinya. Ia mencintaiku, begitu pula sebaliknya.

Bagiku, Siwon Oppa adalah kekasih sempurna. Dia tampan, kaya, sukses dan yang paling penting… ia juga mencintaiku. Lima tahun kami lalui dengan penuh kebahagiaan. Tidak ada hari di mana ia tidak memerhatikanku. Mulai bangun tidur, ia telah meneleponku hanya untuk sekedar menanyakan bagaimana keadaanku? Siang sedikit, ia kembali mengingatkan aku agar tidak terlalu sibuk dengan naskah novelku hingga melupakan minum air putih yang banyak. Pada siang hari ia juga meneleponku agar tidak terlambat makan. Semua itu berlangsung sampai malam hari menjelang tidur. Ya, aku senang tentu saja. Mendapat perhatian dari pria setampan dan sebaik dirinya, pasti membuatku tersanjung.

Senyumku mengembang menatap tampilan tubuhku di cermin besar di hadapanku. Cantik. Gaun pengantin spektakuler berwarna putih yang dipenuhi tulle, renda dan bunga-bunga kecil ini begitu pas membalut tubuhku. Ya, hari ini aku akan menikah. Masa bodoh dengan komentar orang, toh yang akan menjalani pernikahan itu aku dan Siwon Oppa sendiri. Apa hak mereka melarangku?

“Jangan sebut aku sahabat jika kau nekad melakukannya!”

Aku mendengus rendah mengingat kata-kata Leo sahabatku. Leo yang selama ini selalu memilih diam dan memerhatikanku dari jauh, berani mengatakan itu! Oh, mereka semua memang sudah gila! Pasti Eomma, Appa dan Eunhee—sahabatku—yang telah mempengaruhinya. Sial! Harusnya dia bisa menjadi saksi di pernikahanku hari ini.

“Jia! Jia! Buka pintunya! Aku tahu kau di dalam!”

Aku terkesiap dan nyaris melompat dari tempatku berdiri mendengar ketukan keras di pintu. Appa. Astaga! Mereka menemukanku! Jangan-jangan mereka menyewa anjing pelacak untuk menemukan keberadaanku.

“Song Jia, buka pintunya! Kalau tidak, kami akan mendobraknya!”

Itu suara Leo. Apa-apaan dia? Jangan-jangan benar apa yang dikatakan Eunhee tempo hari bahwa Leo menyukaiku?

Braaakkk!

Pintu menjeblak terbuka sebelum aku sempat meraih tubuh Siwon Oppa yang terbaring di sofa. Aku menggeleng panik mendapati Appa, Leo dan Eomma berdiri di pintu.

“Oppa, ayo bangun! Kita harus segera—ah, lepaskan!”

Aku meronta sebisaku ketika tangan kuat Leo menarikku dan berusaha menjauhkanku dari Siwon Oppa.

“Tidak. Lepaskan aku, Leo! Siwon Oppa!” Lagi. Aku berusaha melepaskan diri. Tapi Leo malah memperketat cekalannya di tubuhku. “Leo, lepaskan aku!”

“Dia sudah meninggal! Biarkan mereka menguburnya.”

Jantungku seperti dihantam benda yang sangat kuat. Apa katanya? Tidak. Itu tidak benar! Siwon Oppaku. Itu tidak benar. Dia masih hidup. Dia hanya sedang tidur. Ya, dia kelelahan karena semalam harus mempersiapkan pernikahan kita.

Aku menggeleng kuat. Bayangan Leo memburam di hadapanku. Dan setetes air asin mengalir di pipiku. “Katakan itu tidak benar, Leo!”

Masih dengan raut datarnya, Leo menjawab. “Kau sendiri tahu. Semalam Siwon Hyeong kecelakaan dan tidak tertolong. Tapi kau malah membawa kabur mayatnya dengan kursi roda sebelum kami dapat menguburkannya.”

“Bohong! Itu semua bohong!” Aku memejamkan mata frustrasi. Meronta sebisaku hingga rasanya tubuhku sakit. Hari ini Siwon Oppa berjanji akan menikahiku! Dia tidak mungkin meninggalkanku seperti ini. Tidak mungkin!

“Sadarlah, Sayang. Biarkan Siwon pergi dengan tenang.”

Samar, kudengar suara Eomma yang kini terisak di sisi Appa. Aku menggeleng lagi. Rasanya kepalaku seperti berputar. Sesak itu semakin memuncak, dan aku tidak bisa merasakan apa-apa lagi ketika semuanya menggelap.

FIN

 

 

 

Bhuhahaha… Ide dadakan! Udah lama gak bikin Angst. Pasti gak dapet dah, secara ngetiknya dalam waktu singkat. Dan kali ini korbannya adalah Song Jia :p
Maafkan aku Siwon Oppa!!! Kkkkkk >_<

#Kabur~~

 ==================================================================

[Drabble] Plastination

steampunk-the-mad-scientist-mike-savad

Cast: Shin Hyorin, Choi Minho

Dia tampan. Oh, ya. Sangat. Kalau ada kata yang bisa menggambarkan lebih dari tampan, aku tidak akan segan-segan menggunakannya.

Matanya lebar, nyaris bulat dengan bulu mata lentik yang bisa membuat sebagian besar wanita merasa iri. Hidungnya? Tentu saja runcing sempurna. Bibirnya seksi menggoda yang aku yakin bila menciumnya akan terasa nyaman dan hangat. Sedangkan tulang pipi dan dagunya terpahat dengan hati-hati mengikuti lekuk liku rahangnya. Kulit lelaki ini pun begitu halus dan lembut seperti beledu.

Bukan hanya wajahnya yang tampan. Figur tubuhnya pun begitu sempurna dengan tonjolan-tonjolan otot di mana semestinya berada.

Pria ini. Choi Minho. Aku mengenalnya sekitar dua bulan lalu. Saat itu aku tengah membeli beberapa bahan yang kubutuhkan untuk penelitianku selanjutnya. Dan nyaris saja aku memecahkan alat mahal yang kubeli jika saja pemuda tampan ini tidak berbaik hati menolongku. Senyum berlesung pipinya yang pertama membuat jantungku tiba-tiba menghentak tidak normal. Dan sejak saat itu, Choi Minho menjadi salah satu keindahan dunia bagiku. Aku tidak akan membiarkan keindahan itu hilang dari dirinya. Apalagi sampai tergerus dimakan usia.

“Tenanglah, Minho sayang!” Senyumku terkembang. Kuletakkan spuit beserta syiringe kosong sisa cairan plastination yang baru saja kusuntikkan ke tubuh Minho dengan hati-hati. “Mulai saat ini, kau tidak perlu khawatir menjadi tua, jelek dan keriput.”

Kubelai rambut hitam bergelombangnya yang lembut sementara senyum lebar belum juga menghilang dari bibirku. “Plastik solid itu akan menggantikan cairan tubuhmu dan menjagamu tetap utuh. Seperti halnya Wookie.”

Seringaiku melebar begitu kubuka tirai penutup kaca yang menampilkan seorang pria imut berwajah mungil yang telah berhasil kuawetkan beberapa bulan lalu. Dan dia masih di sana. Utuh tidak tersentuh. Hyorin, kau memang jenius!

“Wookie, apa kabar?”

FIN

 

Hoakakakakkkkkkkkkkkkkk… another Angst Fict! And of course another Fictim #Lirik Hyorin Shin.

8 thoughts on “Another Drabble (Two Stories)

  1. OMG!! OMG!! Eonni! Ini… jinjja… *speechless

    AKu suka runtut katamu eonn.. Keren deh! Terus, aku suka ide yang kedua! Nggak pernah terlintas sih, si Minho bakalan dijadikan barang yang awet! OMG… Song Jia jga kasihan banget. Terasa kok eonn, feelingnya…🙂

  2. *cengo*

    Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa….. Eonni apa-apaan itu?
    Aigoooo… yang satu udah mati dibawa kabur….

    yang satu pengawetan manusia… ah bukan… orang mati kan ya?

    aish…. udah lama gak ngepost ff, sekali post… serem…..
    Tapi, aku tetep suka… keren keren gimanaaa gituh…
    kasian wookie…. yang sabar ya bang, kau jadi bahan percobaan….

    yang lain eonn… ffmu yang lain… ayo dilanjut…😀

  3. Setelah tamatnya JGM malah bikin ff yg setres tega gila(?)…
    Hadeuuuuh… >_<
    Kasian song jia m hyorin jadi korban kegilaan di ff ni..
    *sabar eonnideul*

  4. ya ampun,,, km kepikiran bikin ff yg kyk gini,,
    ff pertama miris bngt kasian jia nya
    klo yang ke dua wow bgtlah mo dong kyuhyun yang di awetin,,,hahaha bercanda ,,, ceritanya sedikit serem tapi overall keren bgt kok ,,, feelnya krasa bgt,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s