[Compilation-DRABBLE] SHABELLE

[Compilation-DRABBLE] SHABELLE

 

 566027_467399126652966_1503985055_n

Cast :

Anabelle Parker , Shaula Smith , Aiden Lee

Genre :

Soft Romance , Friendship

 

RED IN BLACK

 

Author : Sindiasih Park

 

 

***

” S. bisakah kau bangun lebih cepat? ” teriak Belle sambil mengguncang bahu Shaula yang tak kunjung bangun.

” S ” panggil belle lagi, kali ini gadis bermata coklat madu itu mengguncang tubuh roommate-nya lebih kencang lagi.

shit! jangankan bangun. bergeming dari balik selimut tweety kuning kesayangannya pun tidak. Shaula tidur seperti orang mati, gerutu Belle tidak sabar.

” Shaula Smith! Kau mau bangun sekarang juga atau kau lebih memilih aku membuatmu tidur selamanya!! “

Yap! ancaman Belle kali ini tepat sasaran.

” Shit! Belle! ” erang Shaula sambil menendang selimutnya ke lantai kamar.

” Ayolah S, ini hari minggu. dimana semangat berliburmu, dear? ” cibir Belle yang tampak sudah rapi dengan atribut jogging nya.

” Semangat berliburku tertinggal di dalam mimpiku yang baru saja kau obrak abrik dengan sempurna, darl ” balas Shaula sambil lalu ke kamar mandi untuk menyiapkan dirinya mengikuti Belle.

Rutinitas jogging mingguan yang menyenangkan. setidaknya untuk Belle. namun belakangan Shaula jadi sangat menggemari aktivitas yang dulu dianggapnya sangat menyebalkan itu.

Aiden. Pria tampan, pindahan dari kanada yang menempati apartemen di sebelah tempat tinggal mereka yang kebetulan sangat menggilai jogging.

dengan langkah ringan dua gadis manis itu berlari kecil menuju taman kota.

” Taruhan, hari ini Aiden pasti mengenakan warna merah ” tantang Shaula

” Hitam ” balas Belle cepat.

” Bagaimana dengan memasak satu minggu penuh?” tawar Shaula dengan senyum miring khas nya

” Deal! ” terima Belle dengan senyum iblisnya.

kini mereka tengah berharap-harap cemas menanti kemunculan Aiden  untuk menentukan siapa yang akan teronggok di dapur selama satu minggu penuh.

” Pagi S, pagi Belle ” dua gadis itu langsung menoleh cepat ke arah si penyapa.

” Red..”

” in Black..”

sementara itu Aiden hanya mengerutkan kedua alisnya, bingung melihat kedua tetangganya itu yang biasanya ceria kini hanya menganga dengan mata yang nyaris melompat dari tempatnya.

” Aku benci merah. membuat ketampananya meningkat sangat banyak ” gumam Shaula

” Hitam lebih parah. membuatnya tampak lebih…menggoda” tambah Belle, masih dengan gumaman kekaguman yang serupa dengan Shaula.

” Kali ini siapa yang menang?” tanya Aiden, yang sudah hafal dengan kebiasaan gila dua roommate cantik ini.

” Kau” racau Shaula

” Selalu kau ” Belle menambahkan

” Jadi, pesonaku kembali memenangkan hati kalian, begitu?” goda Aiden puas

” Sial!” dengus Shaula

” Sangat Aiden ” sesal Belle, lesu

kemudian di sambut dengan Aiden yang tertawa terbahak-bahak menyaksikan kekonyolan dua gadis manis itu.

TAMAT

=================================

A PROMISE

 

Author : Eunhee Lee

****

“Belle!” panggil Shaula ragu.

“Apa?” sahut Belle acuh dengan pandangan terus tertuju pada notebook di hadapannya.

Shaula duduk di sisi Belle, pandangannya tak fokus. Gadis itu sedang bingung. “Tentang jalan-jalan kita–“

“Ah, aku lupa. Nanti malam aku harus mengerjakan paper Anatomiku di tempat Janneth,” sela Belle tenang.

Tanpa sepengetahuan Belle, Shaula tersenyum lebar.

Bagus, aku jadi tak perlu repot-repot mencari alasan, batin Shaula puas.

“Yah, sayang sekali. Kau tahu aku butuh mencari kado untuk ulang tahun Mom.” Shaula sengaja memasang ekspresi kecewa.

“Besok saja bagaimana?” Belle mendadak merasa tak nyaman mendapati kemuraman Shaula. “Apa perlu aku membatal–“

“Tidak perlu,” potong Shaula cepat, kelewat cepat hingga mengagetkan Belle. “Kerjakan saja tugasmu, itu lebih penting. Malam ini aku akan belajar saja untuk kuis besok. Aku baru ingat kalau ada kuis.” Shaula buru-buru beranjak dari hadapan Belle dan melenggang ke kamarnya.

“Baiklah kalau begitu.” Belle mengangguk walau sebenarnya ia masih heran.

-Victoria Cafe-

Shaula merapikan gaun satin birunya beberapa kali, lalu berdeham singkat untuk menghalau kegugupannya. Malam ini, ia sengaja membatalkan jalan-jalannya dengan Belle karena suatu hal.

Aiden. Tetangga sebelah apartemen yg begitu tampan itu mengajaknya makan malam bersama. Tentu kesempatan bagus yg tak bisa dilewatkan begitu saja.

Senyum Shaula melebar mendapati seorang pria berkemeja putih, melambai padanya. “Sial. Kenapa ia memakai warna itu?” gerutu Shaula yg sejak tadi tak bisa melepaskan pandangannya dari Aiden. Pria itu luar biasa tampan hanya dengan mengenakan kemeja putih yang lengannya digulung hingga siku.

“S?”

Shaula tersentak, seketika matanya melebar. Terlalu fokus menatap Aiden, Shaula tak melihat kehadiran orang lain di sana. “Belle? Apa yg–“

“Apa kuis besok ada hubungannya dengan Aiden?” sela Belle datar.

Shaula berkacak pinggang marah. “Dan apakah rumah Janneth pindah ke mari?”

“Aku–“

“STOP, mates! perutku mendadak keroncongan mendengar pertengkaran kalian,” Aiden angkat bicara, senyum di bibir Aiden entah mengapa membuat kedua gadis itu bungkam seketika. Seolah ada aura tenang yang menghipnotis dua pasang mata hazel itu untuk terus menatapnya.

“Duduklah S, daripada bertengkar, lebih baik membicarakan bagaimana kadar ketampananku malam ini?” usul Aiden tenang.

“Tidak pernah berkurang…” tanpa sadar gumaman pelan keluar dari bibir Shaula.

“Bahkan terus bertambah!” sambung Belle dengan fokus tertuju pada senyum menawan Aiden.

Refleks, kedua roommates itu berpandangan, detik berikutnya Shaula dan Belle terkekeh pelan.

TAMAT

==========================================

SWEET LULLABY

 

Author : Sindiasih Park

*****

“ Tidak tidur, S?” tanya Belle, Kemudian menghampiri Shaula yang masih terjaga di balkon apartement mereka.

“ Kau sendiri?” Shaula balik bertanya tanpa memandang Belle yang sudah berdiri di sampingnya.

Sudah menjadi rahasia public di kalangan bulan dan bintang yang menerangi malam, kalau dua roommate ini tidak akan bisa tidur sebelum menikmati sweet lullaby-nya.

Aiden.

Ini hari jum’at, dan itu tandanya dua gadis berambut coklat itu harus bersabar lebih lama menanti  pangeran manisnya menyuguhkan keindahan pengantar tidur mereka. Jadwal basket mingguan.

Dan seperti yang kita semua tahu, bila sudah menyangkut Aiden, Shaula dan Belle bukan tipe gadis murah hati yang akan dengan suka rela membagi pesona pria itu yang sangat keterlaluan tampannya.

London, 10.00 pm

“ Ms. Andrea akan menggantungmu di tiang bendera jika kau terlambat satu detik saja pada jam belajarnya, Dear “ ucap Belle mencoba mengusik keteguhan Shaula.

“ Jangan lupakan praktikum –sangat pagimu- itu , Darl “ Balas Shaula sengit. Disusul geraman Belle, kesal.

Dan seperti biasa, Shaula dengan senyum iblisnya dan Belle dengan tatapan membunuhnya. Perang hati segera dimulai, sayang.

“ Merindukanku, Mates “ suara merdu yang di nantikan muncul dari balkon samping mereka, Aiden datang.

Seketika udara menguap entah kemana, membuat dua gadis bermata hazel itu mematung ditempat. Menggilai apa yang tengah mereka lihat dengan kentara.

Aiden-nya.

“ OH! Bernapas, Ladies “ goda Aiden dengan seringai geli di bibir tipisnya melihat dua penggila beratnya kembali terpesona dengan dirinya. Lagi. Setiap hari.

“ Kau berpikiran sama denganku, Belle?” tanya Shaula hampir-hampir tidak fokus dengan ucapannya sendiri. berkonsentrasi penuh dengan pemandangan di hadapannya.

“ Selalu, S” jawab Belle, tak kalah melantur darinya.

“ Apa? “ tanya Aiden penasaran.

“ Kau..dan keringat..” gumam Shaula tak jelas, namun masih dapat di dengar ketiga orang tersebut.

“ kombinasi sweet lullaby yang menakjubkan “  tambah Belle, kali ini terdengar seperti racauan frustasi.

bagaimana tidak? Aiden dengan kemeja putihnya yang basah melekat di tubuhnya yang sempurna oleh keringat sisa bermain basketnya. bisa di pastikan sangat luar biasa memukau.

“ Separah itu?” kulik Aiden dengan cengiran lebar di bibirnya. Sangat menikmati kegilaan dua gadis kesayangannya itu.

“ Dangerous..”

“ More than anything..”

Dan malam itu kembali berakhir manis dengan alunan selamat malam dari seorang Aiden untuk Shaula dan Belle.

“ Nice sleep, Mates”

=========================================

SWEET BREAKFAST

 

Author : Eunhee Lee

*****

“Oh, Shit!” maki Belle tepat saat membuka mata dan mendapati angka 06.45 pada jam digital di nakas.

Lima belas menit lagi praktikum pagi-nya akan dimulai, dan ia bahkan belum bersiap sedikit pun.

Aiden. Ini karena dia. Belle benar-benar tak bisa tidur setelah pertemuannya dengan pria tampan itu. Bayangan Aiden dengan kemeja putihnya yg basah karena keringat terus terbayang di otaknya.

“Damn it! S, pasti akan menertawaiku bila tahu aku terlambat bangun,” gerutu Belle kesal.

Bergegas gadis itu bangun dan membuka pintu kamarnya. Alangkah terkejutnya Belle, mendapati Shaula juga baru bangun dengan kondisi yg sama dengan dirinya. Rambut coklat gelap gadis itu berantakan dengan sepasang mata hazel yg memerah.

“Shit!” umpat Shaula keras. “Aku mandi duluan!”

“Hey! Dont–damn it!”

Tiga puluh menit berlalu, Shaula dan Belle tampak masih sibuk bersiap.

“Semua ini karena Aiden,” desis Belle tak jelas.

“Paduan sweet Lullaby semalam sama sekali tak berhasil membuatku tidur nyenyak,” sambung Shaula sama tak jelasnya.

“Mulai sekarang aku tak mau lagi begadang hanya demi Aiden.” Dengan percaya diri Belle berjanji lalu bangkit dan membawa tas beserta peralatan praktikumnya.

“Aku juga!” timpal Shaula serius lalu begidik membayangkan ekspresi Miss Andrea yg terkenal luar biasa galak itu.

Sepuluh menit kemudian dua gadis cantik itu sudah siap dan bergegas membuka pintu apartemen mereka.

“Morning, mates!”

Baik Shaula maupun Belle sama-sama mematung. Tekad kuat yg semula dipahat tinggi-tinggi, memudar seketika.

“Kurasa aku tak peduli bila harus mengulang semester depan,” racau Belle dengan pandangan tak lepas dari sosok Aiden.

“Miss Andrea? Persetan dengan perawan galak itu!”

“Apakah ketampananku menimbulkan masalah lagi?” Aiden bertanya tak mengerti tapi seringai geli tak lepas dari wajahnya.

“Bisakah kau berhenti menggunakan Vneck putih itu?” Shaula masih dengan racauan tak jelasnya.

“Dan bisakah kau mengurangi sedikit saja kadar ketampananmu?”

Aiden terbahak sembari menggelengkan kepalanya.

“Sayang sekali, mates! Aku sudah dilahirkan seperti ini.” Aiden pura-pura memasang ekspresi kecewa.

“Sebagai permintaan maafku, bagaimana bila kita sarapan bersama?”

Sontak, Belle dan Shaula saling bertukar pandang. Sepersekian detik kemudian, keduanya tersenyum lebar.

Masa bodoh dengan kimia sialan itu! batin Belle.

Selamat tinggal, tiang benderaku sayang, Shaula membatin puas.

“Dengan senang hati,” sambut mereka berdua hampir bersamaan.

TAMAT

===========================================

 

A LITTLE JEALOUSY

 

Author : Eunhee Lee

*****

“Rasanya, aku masih tak percaya Mr Vincent yang imut itu bersama Ms Andrea!” gumam Belle muram.

Shaula menggeleng pelan. “Gosip itu sudah menyebar ke seluruh penjuru kampus, Belle! Kemana saja kau?”

“Yeah, bila tak melihat mereka tengah berkencan di perpustakaan kampus dengan mata kepala sendiri, mungkin aku takkan percaya!” sambung Belle lagi, sementara Shaula hanya mengangguk. Kedua roommate itu baru saja pulang dari kampus setelah sebelumnya makan bersama di salah satu cafe di dekat sungai Thames.

“Kurasa, Ms Andrea gadis yang cantik hanya saja—“

“Dia terlalu galak untuk si imut Mr Vincent!” potong Belle dan sekali lagi Shaula mengangguk setuju. “Kurasa Mr Vincent akan membutuhkan kesabaran berlebih untuk menghadapinya.”

“Benar!” setuju Shaula. “Malang sekali Mr Vincent!”

“Sangat!” Belle mengiyakan. “Si imut itu—“

“Siapa Mr Vincent?”

“Oh My God!” Baik Belle maupun Shaula terlonjak kaget mendapati sosok pria bermasker dan berkacamata hitam di hadapannya. Kedua gadis itu melebarkan sepasang bola mata hazel mereka sembari bertanya-tanya, mungkinkah ada penculik berkeliaran di siang bolong begini? Namun beberapa detik kemudian, Shaula dan Belle nyaris tersedak tawanya sendiri.

“Aiden? Kau kah itu?” tanya Belle geli.

“Oh, kukira kau penculik yang sengaja membuntuti kami!” sambung Shaula masih dengan kekehannya.

Mengabaikan komentar kedua gadis kesayangannya itu, Aiden melipat tangannya di depan dada. “Kalian belum menjawab siapa Mr Vincent! Apakah ia lebih tampan dariku?”

“Jangan bilang kau cemburu padanya!” Belle berkomentar sembari menyeringai geli.

“Oh, Aiden! Kau tahu kami begitu memujamu!”

Kali ini Aiden melepas kacamata hitam yang menutupi sepasang mata teduhnya. Dalam sekali pandang kedua gadis itu tahu, bila pangeran kesayangannya sedang luar biasa senang mendengar pujian mereka. “Benar, kalian memang tergila-gila padaku. Tapi aku juga berhak waspada!” balas Aiden di balik masker hitamnya.

“Tunggu! Apa kau sakit? Mengapa menggunakan semua atribut menyedihkan ini?” tuntut Shaula setelah maju beberapa langkah ke hadapan Aiden.

“Emmm… aku—“

Kekehan geli Belle menghentikan jawaban Aiden. “Belle, apa yang kau tertawakan?” tanya Shaula heran.

“Aiden, terima kasih atas usaha kerasmu menyembunyikan ketampananmu yang luar biasa itu,” gumam Belle geli.

Seketika itu juga Shaula terbahak. “Oh, God! Jadi itu alasannya?”

Aiden mengangguk. “Yeah, aku hanya tak ingin menakuti diri sendiri selama seminggu ini.”

Tawa kedua gadis itu semakin keras mendengar jawaban Aiden. Pria kesayangannya itu benar-benar mempercayai apa yang mereka katakan pagi tadi tentang Pre Mensturasi Syndrome? Oh, ayolah! Itu hanya candaan!

“Baiklah, Aiden! Kalau begitu, bersiaplah untuk kehilangan kami!” Shaula berkomentar setelah sebelumnya menyikut pinggang Belle. “Kurasa, waktu satu minggu akan sangat cukup untuk melupakannya.”

“Hmm.. dan sepertinya, Mr Vincent akan terlihat jauh lebih tampan dalam beberapa hari ini, S!” sambung Belle yakin.

“Oh, SHIT!”

“Selamat tinggal, Aiden!” tandas Belle dan Shaula bersamaan kemudian berlalu pergi. Sekali-sekali, pangeran tampan itu memang harus diingatkan tentang betapa berartinya keberadaan mereka berdua.

TAMAT

17 thoughts on “[Compilation-DRABBLE] SHABELLE

  1. waahhh…..klihatan bngt neh shabelle sngt memuja aiden,,hehehe lucu2 eon,kalo ngebayangin onge dgn ke’narsis’an krna ktampanannya jd pngn ktwa2 ndiri,psti sneng bngt tuh bang ikan dipuja cewek2 cakep,hohoho ^0^

  2. KYAAAAAAAAAAAAAAAAA DRABBLE NISTA dengan cast yang sama nistanya -_-

    keren thor.lanjooooooot lah pokoknya hoahahahahha :*

    SHABELLE JJANG😀

  3. mr narsis abis gila,seneng banget d gilain juga 5 2 cew (or lebih).p lg low narsis’y kluar bikin ngernyit alis nyipitin mata ngakak2 sendiri(jd ikutan gila….oh no!)tambah lagi dong drable’y.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s