Crazy Cravin’ at Nite -Ficlet- (EunHae Moment)

-Tra Palace Apartment-

Heningnya suasana malam itu tak membuat Eunhee kembali terlelap dalam tidur. Baru saja wanita itu terbangun karena sebuah mimpi yang membuatnya sedikit ketakutan, dan kini ia merutuk kesal karena tak dapat melanjutkan tidurnya. Sebuah tangan besar dan hangat yang tiba-tiba melingkar di bagian pinggangnya membuatnya tersentak. “Ya Tuhan! Hae,” desisnya pelan nyaris berbisik takut suaranya akan membangunkan pria itu. Detik berikutnya senyum di bibir mungilnya terbentuk.

Semalam ia tidur sebelum suaminya pulang. Akhir-akhir ini Donghae terlampau sibuk dengan pekerjaannya. Mulai dari kegiatan syuting drama terbarunya, latihan dan konser SS4 di berbagai negara, sampai mempersiapkan album 6jib Super Junior yang rencananya akan dilaunching akhir tahun ini. Karena itu ia merasa senang dapat merasakan dekapan hangat sang suami lagi. Perlahan, Eunhee memutar tubuhnya menghadap Donghae.

Sekali lagi senyum tulus itu terbentuk ketika didapatinya wajah Donghae yang tampak damai dalam tidurnya. Eunhee mengulurkan tangannya, menyisirkan jemarinya di antara anak rambut Donghae yang mencuat di kening pria itu. Membelaikan tangan itu di pipi lembut Donghae. Menatap wajah Donghae saat tengah terlelap adalah kegiatan favoritnya. Walau sudah hampir satu tahun dirinya menikah dengan Donghae. Tak pernah sekalipun dirinya berhenti memuji ketampanan sang suami.

 

Eunhee sedikit terkejut ketika tiba-tiba Donghae mengeluh dalam tidurnya. Kebiasaan yang seringkali ditunjukkan Donghae saat tengah terlelap. Walau matanya terpejam, kerutan di kening pria itu terbentuk sempurna. Tangan Eunhee terulur dan jempolnya menekan lembut kerutan di kening Donghae hingga wajah pria itu kembali tampak rileks.

“Entah apa yang kau pikirkan atau seburuk apapun mimpimu itu. Kuharap aku masih bisa membuatmu tersenyum esok harinya. Melupakan segala masalah yang kau miliki dan tersenyum bersamaku selamanya,” gumam Eunhee lirih sembari menyeka titik keringat di kening Donghae dengan hati-hati.

Untuk kedua kalinya Eunhee terkejut saat tiba-tiba Donghae terbangun, menangkap pergelangan tangannya dan membuka matanya. Pria itu tersenyum hangat. “Keinginanmu terkabul. Aku tersenyum.”

Eunhee mendesis, “Jadi kau tidak tidur?” protesnya lalu beranjak ke posisi duduk. Pipinya memanas karena malu.

“Kenapa kau mengatakan kata-kata manis itu saat aku tertidur? Harusnya kau mengatakannya saat aku sedang terbangun.”

“Ah, sudahlah! Anggap saja kau tak mendengar apa-apa?” Eunhee melambaikan tangannya lalu beranjak dari tempat tidur berukuran king size itu.

“Hey, kau mau ke mana?” Donghae ikut duduk dan berusaha menahan lengan sang istri. “Bukankah kegiatan favoritmu adalah memandangi wajahku? Kenapa tak kau lanjutkan saja?”

M-mwo?” Eunhee membelalak kaget. Seingatnya, Donghae tak pernah tau kebiasaannya memandangi sang suami saat sedang tidur. “Ah itu… itu hanya bawaan bayi saja,” Eunhee beralasan lalu mengalihkan tatapannya ke arah lain walau jelas-jelas Donghae menampakkan wajah tak percayanya. Sial, sejak kapan ia terbangun?, batin Eunhee gusar. “Sudahlah Hae, aku mendadak ingin makan sesuatu,” sergahnya merasa jengah dipandangi seperti itu oleh Donghae.

Mendengar Eunhee berkata begitu, Donghae bukannya melepas cekalannya di lengan Eunhee, pria itu justru menarik tubuh Eunhee ke dalam dekapannya. Hingga kini Eunhee berada dalam pangkuannya. “Kau mengidam? Mau kubelikan sesuatu?” bisiknya lembut di telinga Eunhee, membuat wanita itu begidik merasakan desahan nafas hangat Donghae di tengkuknya.

“Emmm…” Eunhee bergumam sambil berusaha menghalau debaran keras di jantungnya. Ia benar-benar tak bisa berfikir. Otaknya terasa kosong, hingga hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya.

Donghae menjauhkan tubuh Eunhee, “Ayo, aku antar mencari makanan yang kau inginkan.”

 

-Mobil Donghae-

Hanya memakai gaun tidur tipis putih selutut yang ditutup bolero abu-abu panjang hingga sebatas pinggang, Eunhee mengedarkan pandangannya pada suasana malam kota Seoul. Tak seperti keadaan di apartemennya yang sepi. Suasana di tengah kota Seoul masih tampak ramai, khususnya bar-bar di kawasan Hongdae yang tak pernah sepi pengunjung. Beberapa pejalan kaki masih tampak terlihat di berbagai sudut jalan.

“Hee, sebenarnya kau ingin makan apa?” Kesadaran Eunhee kembali terkumpul saat mendengar gumaman Donghae dari kursi pengemudi di sampingnya. “Sudah hampir setengah jam kita berkeliling, dan kau tak juga mengatakan padaku apa yang kau inginkan?”

Eunhee tersenyum bingung. Sebenarnya ia tak menginginkan makanan apapun. Yang ia inginkan hanyalah menghabiskan waktu berdua bersama sang suami. Jadi hanya itulah alasan yang bisa dibuatnya untuk terus bersama Donghae. Ditambah lagi tadi sang suami memang menawarkan dirinya untuk mencarikannya makanan apapun yang diinginkan.

“Hee?”

“Eh? A… ah, aku mau mie dingin seafood,” cetusnya asal.

Mwo? Mana ada penjual mie dingin yang buka di jam selarut ini?” Donghae berdecak. “Bagaimana kalau sate ikan saja? he?”

“Tidak mau!” rajuk Eunhee.

“Aiiishh… di mana harus mencarinya? Lagi pula, kenapa kau tak bilang sejak tadi?” Donghae kembali menggerutu, namun terus melajukan mobilnya pelan-pelan. Berharap ada sebuah kedai mie dingin yang buka.

Diam-diam, Eunhee menyeringai menatap wajah kesal Donghae. “Sudahlah, kalau tidak ada tidak apa-apa. Kita pulang saja!”

Shireo! Aku tak mau anak kita kecewa karena aku tak bisa memberikan keinginannya,” tolak Donghae tegas tanpa tau sang istri sedang menyembunyikan seringainya.

“Tapi Hae, kau bilang tak ada—“

“Ah, ketemu!” Eunhee tak sempat melanjutkan kalimatnya ketika tiba-tiba Donghae berseru girang. “Kaja! Sebelum kedainya tutup,” Eunhee tak memiliki kesempatan untuk menolak ketika tiba-tiba Donghae menariknya dari dalam mobil dan kini dirinya benar-benar berada di sebuah kedai mie dingin di pinggir jalan.

Kedai itu tak begitu besar. Dan hanya ada beberapa orang saja yang sedang berkunjung. Setelah memesan dua mangkuk mie dingin lengkap dengan minumannya, beberapa menit kemudian pesanan mereka datang.

 

“Nah, Aegi-a… Appa sudah membelikanmu Mie dingin. Ayo, dimakan!” gumam Donghae bangga seolah-olah ia baru saja melakukan hal besar yang sanggup merubah dunia menjadi lebih baik. Tentu saja hal itu berhasil membuat Eunhee tersedak tawa. “Kenapa kau tertawa?” protes Donghae.

Setelah berhasil meredakan tawanya Eunhee berdeham singkat sebelum bergumam, “Emm… mendadak aku tak jadi menginginkan Mie ini Hae.”

Mwo?” Donghae membelalak kaget. “Yak! Lalu, apa kau ingin pulang sekarang?”

Ani,” Eunhee menggelengkan kepalanya, “Anak kita ingin kau yang memakannya,” jelas Eunhee tenang, padahal ia benar-benar ingin meledak dalam tawa.

Mwo?” Sekali lagi Donghae berteriak, membuat dirinya sendiri merasa bodoh karena terus mengulang kata-kata yang sama. “Tapi kita sudah memesan dua mangkuk—“

“Makan dua-duanya.”

Mwo? Aiiishh…” Donghae menggaruk belakang kepalanya yang sebenarnya tidak gatal. “Kau mau membuat perutku meledak karena kekenyangan?”

“Itu keinginan anakmu. Kalau kau tidak mau ya sudah..”

Ani, aku akan memakannya,” Donghae akhirnya mengalah dan memilih menyuap Mie dingin itu ke dalam mulutnya sementara Eunhee menunduk untuk menyembunyikan seringainya.

Baru setengah porsi besar mie dingin itu habis, Donghae yang merasa perutnya penuh memberikan tatapan mengiba pada sang istri. “Apa yang kau lihat? Lanjutkan saja makannya!” gumam Eunhee cuek sambil meminum sari beras dari gelasnya.

Dengan enggan, Donghae kembali menekuni mie dingin itu. Semenit dua menit berlalu, mie dingin di mangkuk Donghae akhirnya tandas juga. Donghae menyeringai senang karena akhirnya ia berhasil menyelesaikan “tugas”nya sebagai seorang Ayah yang baik. Tapi detik berikutnya seringai itu hilang berganti dengan wajah memelas ketika menatap satu mangkuk besar lagi mie dingin di meja itu yang sama sekali belum tersentuh.

Menghela nafas frustasi, Donghae akhirnya mengulurkan tangannya untuk meraih mangkuk itu. Tapi dua tangan lain buru-buru menahannya membuat pria tampan itu mengangkat wajahnya. “Sudahlah! Kau bisa muntah kalau terus memaksa memakannya,” gumam Eunhee yang terdengar bagaikan dewa penolong bagi Donghae.

“Ah, Hee… kau memang yang terbaik!” jerit Donghae senang, tapi senyumnya kembali hilang ketika mengingat keberadaan sang calon bayi di perut Eunhee. “Tapi… apakah dia setuju kalau aku tak menghabiskan mie-nya?” tanya Donghae lesu. Kali ini Eunhee benar-benar terkikik. Ia tak sanggup lagi menahan desakan tawa yang sejak tadi menggelitik perutnya. “Yak!! Kenapa kau malah tertawa?” tegur Donghae.

Setelah berhasil menghentikan tawanya, Eunhee bergumam. “Kau tau Hae? Kukira anak kita benar-benar beruntung memiliki Appa sepertimu—“

“Tentu saja!” potong Donghae senang.

Eunhee kembali terkikik, “Aku belum selesai bicara,” ungkapnya sambil menggigit bagian bawah mulutnya agar tawanya berhenti. Donghae akhirnya diam dan memasang tampang pendengar yang baik di hadapan Eunhee. “Kau tau? Sebenarnya aku tak pernah menginginkan makan mie dingin itu, apalagi keinginan anak kita yang menyuruhmu memakannya.”

“YAKKK!!! LEE EUNHEE!!! NEO JUGGEOSSHIPPEO??!!

FIN

Yak!! Akhirnya… setelah sekian lama gak post FF EunHae Moment. Ide gilaku datang lagi wkwkwk… Otte? Jelek kah? Atau mau ngebunuh Eunhee yang udah bikin perut six pack Hae buncit? Kkkkkk ^^
Aku kan gak mau buncit sendiri, jadi Hae harus buncit juga donk!! *senyum setan*

83 thoughts on “Crazy Cravin’ at Nite -Ficlet- (EunHae Moment)

  1. eunhae moment,,,,ff yg paling dtggu,tapi,,,,cuma ficlet,pendek*plak* d getok eunhee,kkkk

    eunhee sadis,suamiku d kerjain,,,,aq sbgai istri tuanya g terima*dirajameunhee*

    lagi dong,,,,bikin eunhae momentnya yg liburan d bali*kedip”*reader yadong,hehehe,,,,
    see u at the next ff🙂

    • hahaha… Gomawoo Eonni dah nungguin EunHae Moment kkkk
      Mwooo?? *tendang Eonnie* kkkk
      Waduh… yg liburan di bali agaknya gak jadi Eon. Kemarin tuh tiket pesawatnya terpaksa dibatalkan krn Hae gak sempet ke bali waktu di Ina #Slapped

  2. mwo??????ga jadi,hiks*nangis guling”an*
    ya udah,liburan d saipan aja,kan kmrin abis SS4Japan😉
    *maksa*
    ah,,,apa aja dah klo g jadi,yg pnting ada eunhae moment,oen udah seneng bgt,,,
    eh,saeng,,,klo bkin ff tag in oenie dong,kan oenie dah komen juga tuh d fb,ya,,ya,,,ya,,,*puppy eyes*hehe,,,

  3. itu fotonya hae imut bgt
    ah pengen nyium *ditabok eunhee

    hae itu kelewat polos apa babo sih #plak
    mau aja dikerjain eunhee
    onnie jahat ih masa hae mau dibikin buncit jg kaya eunhee
    tp lucu nih ffnya, ngebayangin muka merananya hae psti imut2 gmn gt ya
    hae tipe appa yg baik nih
    pengen punya suami kaya hae u,u

    • hahaha…. kan menurut fakta yg beredar si Hae kelewat polos klo dijadiin suami (Sumber: Kyuhyun) Jadiii… polosnya itu udah kelewat babo gitu saeng wkwkkwkw *digetok Hae*

      Gpplah.. kan yg bikin aku buncit juga dia… jadi dia juga musti ngerasain jadi gak seksi lagi #Bletakkk
      hu’uh… baiiiiiikkk banget!! Baiknya kelewatan ampe terkesan Babo! *beneran minta dicekek* kkkkk

  4. yahhh un ini pendek bangettt . kuranggggg T^T *maunya
    huahaah makin melting sama ongek nih,,suami idaman pemirsahhh
    suami idaman apa blo’on ya ini ?? *dibakar
    next eunhae moment nya dtunggu ya unnie sayanggg :))

  5. begonya Hae ketulungan, saking polosnya kali ya😄 *dibkar Hae*
    *Hae: walaupun bego tetap ganteng dong!* #narsis -,-

  6. ihhiiiii ada EunHae Moment😄
    aku seneng dong~😄

    ceritanya lucu unnie
    ngidam tengah malem gitu, terus si Hae mau-mau aja lagi nemenin
    Hae sayang banget ya sama aeginya sampe dibela-belain gitu
    ahh bener-bener suami idaman! *cipok Hae XP

    tapi Eunhee jail ni, kasian kan Hae masa disuruh makan 2 porsi besar itu ckck

    • hahahahah… biar Hae-nya juga ngerasain gimana rasanya punya perut buncit kayak Hee kkk
      Dy kan yg bikin perut Hee buncit, jadi Hee bales dendam ama Hae *ditendang*

  7. duaduanya kali ya😄
    kkekekk~

    tapi kalo udah cinta mau apa lagi? Mau bego, mau jelek *oops, ditendangHAE* itu mah urusan belakangan *bhasanyaa* , gimana ahjumma? *ets, jgn marah. Kan’ bentar lg jadi ahjumma2*

  8. yah kok pendek onn. . tp ttp bagus
    ih tuh sh donghae tampan amat klo lg tidur lucu. .😀 donghae nya buat aku ya onn. 😀

  9. Hae jd appa siaga..
    Kasian Hae dikerjain ama Eunhee..
    Mau balas dendam biar sama2buncit ya.. ngakak deh..
    Senangnya yg jadi anak Hae ya.
    lum lahir aja uda perhatian gt.. wwkkw

  10. wow EunHae moment lagii.. uda lama nungguinnya..
    ada- ada aja idenya.. tapi seru ya ngerjain si Hae
    kkk.. mau lagi dong momentnya chingu.. ditunggu,,ditunggu..

  11. Donghae suami yg Polos!(kyuhyun-ANAN)
    wuahahahahahahahaahh#puas2n dlu deh ktwa;p

    first aq mau coment’n muka’a donge yg POLOS wktu lg tidur, aq smpet liat video’a auwwww kea kucing’a heechul#gg ding bsa ngamuk si onnie laki’a di blg mrip kucing;D
    kedua sikap’a yg POLOS, mau ajj di kibul’n bini sndir==#parahhh bang ikan amis
    ketiga, mksud’a onnie nyruh2 donge mkan mie tengah malem apa?? Mau bkin badan coklat btangan donge ilang#eiii andweyo onnie, ntr ikan nemo bsa brubah jd ikan KEMBUNG lg, kan gg keren(??)
    and the last, KENAPA PENDEKKKK BGD!!!!!#bnting hae ke kasur(?)
    onnie pelit!!#mehreong

    • Hoahahahha….. puas2in dah ngejek si Hae, mau dikatain ikan kembung kek, amis kek terserah!! *bini durhaka*
      Sumpah aku bingung awalnya baca komenmu yg bilang cokelat batangan. Kok bisa badan Hae disamain ama cokelat. Taunyaa huakakakka…. *baru nyadar*😄
      Gpplah… biar kompakan ama Hee, sama2 buncit #Plakk

  12. Kaya nya gue gila sendiri baca ni ff. Senyum senyum gaje gitu😛 eunhae emang so sweet dah ! Tinggalkan jejak dulu. Dari pada gak bisa BAB (?)

  13. Adsfkhujmpagd, lagi2 ketemu karakter Hae yg manis disini. Ditambah poto pose tidurnya yang ehm, haha. Suka, suka, apalagi yg scene2 awal plus kepolosan (-_-) hae yg bersedia makan 2 mangkuk mie. Wkwk.

  14. walau sudah baca di FB, tp aku ttp komen disini….
    Hae oppa!!!! wkwkwkwkwkwkwkwkwwk #ketawadulu

    ckckckck… kasian ya, dikerjain Eunhee unnie… makanya jd orang jgn polos begitu.. klo gk sanggup makan mie-nya, transfer ke aku jg gk apa-apa.. atau berbagi sekalian sama Bummie… biar perut kotak2nya jg ngilang…. *emosi sama si Bummie yg pelukan ma ahjuma-ahjuma*

  15. .ngakak abis haeppa abis dikerjain sama eunhee
    tpi hae oppa so sweet beud mau menuhin semua keingnan istrinya
    good husband

  16. Bismilah bisa coment…

    EunHee couple KEREN deh bikin ngiri….
    Brhubung aku reader baru jd mau trusin menjelajah dulu…
    Dan mianhae kl ada beberapa ff yg kga aku coment soalnya kdang gagal coment-nya kl lwt hp jd bisanya paling like doang

  17. annyeong eonni
    Rini imnida
    aku readers baru
    ketemu blog eonni dri blog JiKyu(?)
    kkkkk

    huwaaaaaa kasian ikan mokpo kkkkk
    daebak
    eunhee#namkorguejugaini
    daebak
    ngisengin si ikan wahahA

    • Annyeong Riri, eh iyaa… kita emang bikin FF bareng🙂
      iyakah??? waaa… banyak jg yak yg pake namkor itu. Tapi gpp sih, jadi kan readers bisa ngebayangin tokoh Eunhee itu mereka🙂

  18. eunhee moment memang yang terbaik,, itu yg nama nya mie dingin y??? bagaimana rasanya ya makan mie dingin (?) kekeke
    dasar eunhee jahil ngerjain suami nya

  19. Kena deh haha, walau di bohongin itu membuktikan bahwa kau adalah calon appa yang profesional hae, jd jngn marah ne😀

  20. ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐=))😀 ternyata eunhee eonni jail juga yah ….😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s