Pregnant…? -EunHae Couple-

Tak seperti biasanya, Donghae yang selalu menyempatkan diri untuk mampir ke dorm Super Junior selepas acara yang dihadirinya walau hanya untuk mengobrol singkat untuk melepas lelah, kini tampak sibuk mengemasi barang-barangnya dan meminta ijin untuk pulang lebih dulu.

Leeteuk yang sangat mengenal perangai Donghae dan sudah menganggapnya sebagai adik kandungnya sendiri, tentu saja merasa heran dengan sikap Donghae malam ini. Dihampirinya pria yang terpaut usia tiga tahun darinya itu lalu menepuk bahunya lembut. “Wenniriya Hae? Ada sesuatu yang tidak beres?”

Masih sibuk mengemasi barang-barangnya, Donghae menjawab, “Eunhee sakit, tadi pagi dia muntah-muntah dan tampak pucat, sepertinya masuk angin.”

“Ah… apa kau sudah membawanya ke Dokter?” tanya Leeteuk ikut khawatir.

Selesai berbenah, Donghae duduk di kursi panjang tepat di sebelah dinding dan menghela nafasnya lelah, “Belum, Eunhee bersikeras menolak saat kusarankan untuk ke Dokter,” keluhnya muram, “Dan malam ini ia malah memintaku untuk membelikannya buah Jeruk.”

Eunhyuk yang berdiri tak jauh dari sana, bergerak mendekat saat mendengar perkataan Donghae, “Jangan-jangan…” timpal Eunhyuk dengan seringai jahil di wajahnya.

“Jangan-jangan apa?” balas Donghae heran bercampur takut.

 

Alih-alih membalas pertanyaan Donghae, Eunhyuk justru berteriak memanggil teman-teman Super Junior lainnya, “Hey… kalian kemarilah, sepertinya sebentar lagi kita akan memiliki keponakan!”

Mendengar pernyataan Eunhyuk itu, tentu saja membuat Donghae kaget, “M-mwo? Keponakan?” tanyanya heran.

Eunhyuk tertawa girang, “Ya! jangan pura-pura bodoh Lee Donghae, istrimu mual-mual dan sekarang ngidam minta dibelikan jeruk, apa kau masih perlu bertanya lagi?” balas Eunhyuk sembari mengedipkan sebelah matanya, “Ah… kau hebat Bro, ternyata, seorang Lee Donghae sudah membuktikan keperkasaannya!” tambah Eunhyuk sambil memukul pelan punggung sahabatnya, sementara Donghae masih melongo heran. “Nanti, beritahu aku rahasianya, oke?” Eunhyuk meringis kesakitan saat tiba-tiba tangan lain menjitak kepalanya. “Aiisshh… appo!” keluhnya kesal.

“Wah… selamat Hyeong kau akan menjadi Appa!” Ryeowook yang berdiri di sebelah Yesung segera menyalami Donghae, diikuti dengan teman-teman lainnya yang juga menyatakan pernyataan yang sama dengan Ryeowook.

“Sepertinya kau tidak boleh cengeng lagi mulai sekarang Hyeong,” celetuk Kyuhyun dengan senyum evilnya, “Ah… sebaiknya aku segera menghubungi Jiae,” detik berikutnya Kyuhyun sudah meraih ponselnya dan menghubungi gadisnya itu.

“Cepatlah beli keperluan istrimu! Tidak baik kalau keinginan seorang istri yang sedang hamil tidak segera dituruti,” nasihat Sungmin seolah menyadarkan Donghae dari keterkejutannya.

Berputar meninggalkan teman-temannya, Donghae masih tampak ling-lung. Keponakan? Aku… menjadi Appa?, pikirnya bingung, terlalu terkejut dengan banyaknya informasi yang diterima otaknya malam ini.

“Hae, hati-hati!” seseorang memperingatkan Donghae saat ia hampir saja menabrak pilar besar di depan ruang ganti pakaian, “Kau tidak apa-apa?” tanya orang itu lagi lalu menghampiri Donghae.

Seolah tersadar dari lamunan panjangnya, Donghae menjawab, “Ah… Hyeong, gwaenchana!

Kening pria yang merupakan manajer termuda di Super Junior itu berkerut bingung, “Kenapa kau tampak seperti orang ling-lung begitu?”

Telunjuk Donghae mengarah ke ruang ganti di mana teman-temannya berada, dan seperti orang bingung mulai menjelaskan apa yang dialaminya tadi. Berikut pernyataan Eunhyuk yang mengatakan bahwa ia akan menjadi seorang Ayah, sementara mereka semua akan memiliki keponakan.

Tawa keras lolos dari tenggorokan pria yang dijuluki Prince Manajer itu, “Hae, kenapa kau jadi bingung begitu? Bukankah kau harusnya senang karena istrimu sedang mengandung anakmu saat ini?”

Mata bening Donghae membelalak lebar, “Jadi… Eunhee… hamil?” tanyanya terlambat menyadari.

Pria bernama Lee Seunghwan itu menepuk punggung Donghae pelan, “Lalu… kau pikir maksud temanmu itu apa?” tanyanya masih dengan tertawa, “sudahlah… pergi sana, aku harus bicara dengan Teukie.”

———————————————

Senyum lebar masih tersungging indah di bibir tipis Donghae ketika ia melangkahkan kakinya di lift yang akan mengantarnya ke apartemennya di lantai 12, dengan menenteng sekeranjang besar jeruk di tangan. Memiliki seorang anak adalah impiannya sejak dulu. Sebab menurutnya pernikahan tak akan pernah sempurna tanpa kehadiran anggota baru itu di tengah-tengah keluarga. Dan Donghae sangatlah menantikan saat-saat keluarga kecilnya menjadi keluarga sempurna yang bahagia.

“Ah… akhirnya kau pulang juga,” sambut wanita cantik yang kini tengah duduk di depan sofa ruang TV ketika melihat kehadiran Donghae di sana. Wajahnya masih sama pucatnya dengan saat Donghae meninggalkannya pagi tadi.

Donghae berjongkok di hadapan sang istri sebelum sempat wanita itu berdiri untuk mengambil bungkusan yang dibawanya dan masih dengan senyum cerianya disentuhnya perut Eunhee lembut. “Hai,” cetus Donghae ketika Eunhee baru saja membuka mulutnya untuk bicara, “Appa di sini,” tambahnya lirih masih sambil mengelus perut sang istri, “Jangan buat Eomma-mu sakit ya, Appa sudah membelikan buah yang kau minta,” dipamerkannya keranjang buah yang kini dipegangnya, seolah ‘calon anak’nya itu dapat melihatnya dan mengerti apa yang dikatakannya. “Appa janji tidak akan cengeng lagi, dan Appa sudah menyiapkan nama yang indah untukmu kelak.”

Sekuat tenaga menahan tawa, Eunhee menyingkirkan tangan Donghae yang masih mengelus-elus perutnya, “Kau bicara apa Lee Donghae?” cetusnya lalu berdiri dari sofa setelah sebelumnya mengambil keranjang di tangan Donghae.

Terkejut dengan tingkah Eunhee yang berdiri tiba-tiba, Donghae merengut kesal, “Aku kan masih bicara dengan calon anakku!” protesnya cepat sambil mengikuti Eunhee yang sudah melangkah ke dapur. “Hati-hati kalau berjalan, jangan sampai kau membahayakan dirimu dan calon anak kita!”

Tanpa repot-repot memutar tubuhnya, Eunhee yang kini sedang sibuk memanaskan air di counter dapur membalas, “Calon anakmu yang mana? Dan darimana sebenarnya kau mendapat asumsi seperti itu?”

Mendekati Eunhee, dipeluknya tubuh istrinya itu dari belakang, “Kau hamil bukan? Mengakulah Yeobo, makanya kau memesan jeruk ini padaku,” bisik Donghae lembut di telinga Eunhee.

“Aisshh… kau mau tertular penyakitku?” pekik Eunhee berusaha melepaskan diri dari dekapan Donghae, “aku sedang sakit sekarang, dan aku butuh jeruk untuk memulihkan kondisi tubuhku. Makanya aku memintamu membelikannya.”

Mendengar kata-kata Eunhee itu tentu saja membuat Donghae kaget bukan main dan buru-buru melepaskan dekapannya, “M-mwo? Jadi… kau… tidak sedang… hamil?” tanyanya tak percaya.

Eunhee terkekeh pelan, “Ayolah Lee Donghae, bukankah kita sudah janji bahwa dalam waktu dekat ini tak merencanakan memiliki seorang anak dulu?”

Menyadari kebenaran dalam kata-kata Eunhee, Donghae terduduk lesu di kursi meja makan dan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal. Menyesali kebodohannya yang seenaknya saja percaya pada celotehan Eunhyuk. Apalagi tadi dirinya sudah bicara yang tidak-tidak di depan sang istri. “Aiisshh… sial!” makinya pelan.

“Sudahlah… sebaiknya kau segera mandi dan istirahat, ini sudah malam. Aku tak ingin kau sakit juga sepertiku!” gumaman Eunhee menyadarkan Donghae dan ia buru-buru berdiri dari kursi lalu dengan langkah gontai berjalan ke kamar. Namun baru beberapa langkah dirinya berjalan, Donghae kembali berputar ke arah sang istri, kali ini dengan seringai lebar di bibirnya.

“Wen—“

“Aku tarik kembali pernyataanku tentang menunda memiliki anak itu,” sela Donghae sebelum Eunhee sempat bertanya, diraihnya tubuh ramping Eunhee ke dalam pelukannya. Menghilangkan jarak antara mereka.

“Hae… sudah kubilang, aku sedang—“

“Sssshh…” Donghae menempelkan jari telunjuknya di bibir mungil Eunhee dan melanjutkan kalimatnya, “Aku belum selesai Eunhee-a,” dimainkannya anak rambut yang mencuat di tengkuk Eunhee, “Selama dalam perjalanan tadi aku sempat berpikir, sepertinya akan sangat menyenangkan bila ada seorang anak dalam pernikahan kita. Aku menjadi Appa, dan kau menjadi Eomma,” ketika mulut Eunhee sudah membuka untuk membantah pernyataan Donghae, pria itu melanjutkan, “Aku bahkan sudah memikirkan nama apa yang akan kuberikan untuk anak-anak kita nanti,” ditariknya sudut bibirnya ke atas dan mengecup bibir Eunhee lembut. Selembut kapas. “Jika laki-laki, aku akan memberinya nama Lee Donghee dan jika perempuan, namanya Lee Eunhae.”

“Hae, aku—“

“Bagaimana kalau kita mulai membuatnya sekarang?”

“Mwo?!”

FIN

74 thoughts on “Pregnant…? -EunHae Couple-

  1. Author .. aku baru nemu blog ini hhehe .. cerita’a bagus deh .. tapi ngegantung ,,, buat sequel’a donk .. oh iia author aku boleh minta password untuk part strawberry cheesecake gk ?? klo boleh kirim ke email ini y : haftianihisti@ymail.com .. makasih

  2. annyeong, reader baru nih
    erna imnida 93lines🙂

    kirain emg beneran hamil tu
    pdhl hae uda seneng gt sampe ngajak ngomong “calon anaknya”
    trnyata bukan
    hae mesumnya kumat –”
    psti ketularan eunhyuk tu *ditabok hyuk*

  3. annyeong annyeong!!
    reader baru disni:D
    aq td baca ff eunhae couple yg aq lupa jdul’a#bego#yg ada ilwoo’a itu lah pko’a#hehe
    mau’a td aq comment dsna lngsung, tp apa daya, error jdi aq skalian comment dsni ya:)

    dri awal aq baca ff author yg di sjff aq lngsung suka, bahasa’a simple, cerita’a jg simple tp ngena bgd sweet’a. trus cerita’a jg brdasarkan sebuah foto. itu keren bgd mnurutq:D
    dri sebuah foto bisa diciptain alur cerita yg gmnaa gtu bkin iri
    commentq sgitu ajj deh dlu#mian comment abal==

    • eh… Anyyeong! Gomawoo udah baca HyunYoung-ssi.
      Iyah.. emang kebanyakan FFku diinspirasi dari Hae atau foto yg dipost Hae kkkk
      Makasih yah udah nyempetin baca n komen FFku.
      Sering2 aja maen ke sini ^^

  4. gak jadi hamil dong?
    aaaa. ayo hamil! hamil! hamil! biar ngidam yang aneh-aneh! *maksa* *dibakar author*

    saya mau baca drabblenya lagii~
    kalo ada kesempatan, bikin lagi ya? ya? ya? *nada maksa* #plakk *apasih*

  5. ksian haeppa ,,pdhal haeppa snang bgt th eunhee onnie hamil ,,eh t’nyata eunhee onnie sakit bkan hamil ..

    Q ska ma tlisan onnie ,,
    FIGHTING ^^

    onnie ,,q minta pw strawberry cheesecake y.
    Q dh add fb onnie ,,nma fb q Aiszah SparKyuelf ,,konfirm y. Onnie🙂

    kamsahamnida ^^

  6. kkkkk,,,kasian hae,udah seneng”,eh eunheenya g hamil,,,
    udah nyiapin nama segala lagi,,,
    suka deh ama yadongnya hae,sweet n romantis bgt🙂

  7. Annyeong author aku reader baru diblog ini dan ga sengaja nemu ini ff di google dan setelah dibaca ceritanya lucu hahahaha hae oppa dengan polosnya tidak tau apa yang diomongin sama hyuk oppa. Dan lucunya lagi hae oppa ketipu sama omongan hyuk oppa kakakakaka ngakak bacanya =D
    Hae oppa kenapa kau polos sekali hahahaha.

  8. Hae oppa cari kesempatan nih.lucu bgt pas hae oppa bicara ma calon anaknya,padahal kan belum tentu eunhee hamil hehe…makanya ayo dong berusaha lagi fighting…

  9. Aphaaaa gak HAMILLLLLLLLL???

    #ikutkagetbarengdonge

    kesian amat lu bang….
    pake ngomong pulak tuh sama perutnya Hee…
    hoakakakakakak
    #ngakakdiatasperutnyashindong
    😀😀

  10. annyeong haseyo.. new reader here ^^
    hihihihihihi seruuu si odong udh seneng aja ngira kalo eunhee hamil padahal dia cmn sakit.. ckckckck
    berusahalah buat bikin eunhee hamil.. fighting..

  11. Jadi beneran gk hamil nih??tapi,masuk akal juga sih asumsi eunhyuk,,gejalanya kya’ gtu sih…
    Donghae appa??!
    Aishh,,lucu juga..kekeke

  12. ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐=))😀 eunhyuk oppa ada” saja sepertinya dia gak sabar pengen cepet” punya anak …😄 padahalkan eunhee cuma masuk angin, donghae oppa juga langsung terkena penyakit hilang ingatan ….😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s